Cara cuci tangan dengan baik dan benar

1. Cuci tangan merupakan langkah mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus corona COVID-19, tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar.

Berikut tata cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO.

1. Basahi tangan dengan air.

2. Tuang sabun pada tangan secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.

3. Gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya.

4. Gosok punggung tangan dan sela jari.

5. Gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan.

6. Genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar.

7. Gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun.

8. Gosok tangan yang bersabun dengan air mengalir.

9. Keringkan tangan dengan lap sekali pakai

Jika dalam kondisi tertentu, tidak ada air dan sabun atau tidak dapat menggunakan air dan sabun untuk membersihkan tangan, solusi lainnya adalah gunakan hand sanitizer. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer yang berbasis setidaknya 60 persen alkohol.

Walau dapat membantu mengurangi jumlah kuman di tangan dengan cepat, hand sanitizer  tidak dapat menghilangkan semua jenis kuman, tidak seefektif saat mencuci tangan. Hand sanitizer juga tidak dapat menghilangkan kotoran dan minyak di tangan. Cara menggunakan hand sanitizer cukup mudah. Setelah mengoleskan gel pada tangan, gosok permukaan tangan, jari, dan sela-sela jari hingga tangan mengering.

Bagi Anda yang pernah berkunjung ke negara dengan virus corona COVID-19, selain perlu mengikuti 6 panduan di atas, Anda juga perlu melakukan langkah-langkah berikut ini.

1. Tetap di rumah jika Anda mulai merasa tidak sehat, bahkan dengan gejala ringan seperti sakit kepala dan hidung meler.

Menghindari kontak dengan orang lain dan mengunjungi fasilitas medis akan memungkinkan fasilitas ini beroperasi lebih efektif dan membantu melindungi Anda dan orang lain dari kemungkinan COVID-19 dan virus lainnya.

2. Jika Anda mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera kunjungi fasilitas medis karena ini mungkin disebabkan oleh infeksi pernapasan atau kondisi serius lainnya. Hubungi fasilitas medis sebelum dan beri tahu penyedia Anda tentang perjalanan atau kontak terbaru dengan pelancong.

Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus lainnya.

Handwashing Day yang dilakukan setiap tanggal 15 Oktober. Hal ini dilakukan untuk menggalakkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun pada masyarakat. Tujuannya, agar tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit infeksi yang berdampak pada kualitas hidup masyarakat menurun.




Pilihan Sabun dan Durasi Efektif Cuci Tangan

Setidaknya, dibutuhkan minimal 20 detik untuk mencuci tangan Anda hingga bersih dan efektif. Jangan lupa untuk mengajarkan cuci tangan yang benar pada Si Kecil dan juga anggota keluarga Anda. Namun perlu Anda ingat, hanya mencuci tangan menggunakan sabun yang mampu menghilangkan kuman dan menurunkan risiko terkena penyakit secara efektif, dibanding dengan menggunakan air saja.

Segala jenis sabun dapat digunakan untuk mencuci tangan, baik sabun mandi, sabun biasa, sabun antiseptik, atau pun sabun cair. Namun, sabun antibakteri atau antiseptik cenderung lebih sering digunakan karena sabun antibakteri  dapat membunuh kuman dengan baik. Intinya, untuk membasmi kuman saat mencuci tangan, Anda perlu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Jika sabun dan air mengalir tidak tersedia, Anda bisa menggunakan tisu antibakteri. Kendati tidak terlalu efektif dibandingkan dengan mencuci tangan dengan sabun, tisu antibakteri dipercaya mampu mengurangi jumlah bakteri di tangan Anda. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih tangan berbahan alkohol jika sarana cuci tangan tidak tersedia.

Bahaya Tidak Mencuci Tangan

Apa pun yang Anda atau Si Kecil lakukan hari ini, pasti akan berhubungan dengan kuman. Kuman yang berada di tangan sangat mudah berpindah ke bagian mulut ketika Anda makan. Hal ini tentunya bisa membahayakan kesehatan.

Cuci tangan adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dan keluarga Anda dari penyakit. Dengan membiasakan cuci tangan menggunakan sabun dapat mengurangi jumlah orang yang sakit diare sebesar 31%, dan mengurangi penyakit pernapasan seperti pilek sebesar 16-21%.

Berikut beberapa bahaya ketika Anda tidak mencuci tangan:

Umumnya, orang sering menyentuh mata, hidung, dan mulut mereka tanpa disadari. Hal itu bisa membuat kuman dengan mudah masuk ke dalam tubuh melalui ketiga area yang Anda sentuh tadi. Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dapat mencegah Anda terkena penyakit diare, infeksi saluran pernapasan (termasuk infeksi corona virus), serta infeksi kulit dan mata.

Ketika Anda makan tanpa mencuci tangan, kuman yang berada di tangan bisa saja masuk ke minuman dan makanan, baik saat Anda mulai menyiapkan makanan atau saat mengonsumsinya. Kuman dapat berkembang biak pada beberapa jenis makanan dan minuman, yang kemudian dapat membuat Anda jatuh sakit.

Kuman dari tangan yang tidak dicuci, tentunya dapat berpindah ke benda lain. Misalnya, mainan, gagang pintu, atau permukaan meja.

Kapan Anda harus mencuci tangan?

Anda diharuskan mencuci tangan dengan sabun pada keadaan-keadaan berikut:

- Sebelum makan.

- Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.

- Sebelum dan sesudah merawat seseorang yang sedang sakit.

- Sebelum dan sesudah merawat luka.

- Setelah menggunakan toilet.

- Setelah mengganti popok atau membersihkan Si - Kecil sehabis menggunakan toilet.

- Setelah bersin atau batuk.

- Setelah menyentuh sampah.

- Setelah menyentuh atau membersihkan kotoran hewan.

- Setelah mengetahui pentingnya mencuci tangan dengan sabun, ada baiknya Anda segera mempraktikkan langkah mudah mencuci tangan yang telah dipaparkan di atas. Cuci tangan dengan benar tidak sekadar untuk memperingati Global Handwashing Day setiap tanggal 15 Oktober saja, namun menjadikan cuci tangan sebagai suatu kebiasaan sehari-hari pastinya dapat membantu menghindarkan Anda dan keluarga dari penyakit dan kuman yang selalu mengintai.


2. Ayat Alquran dan hadist


عَنْ جَابِرٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ "‏ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْرِغْ عَلَى يَدِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَ يَدَهُ فِي إِنَائِهِ فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِي فِيمَ بَاتَتْ يَدُهُ ‏"‏ ‏.‏

Artinya: Rasulullah SAW mengatakan, "Ketika kamu bangun tidur, dia seharusnya cuci tangan tiga kali sebelum beraktivitas karena dia tidak tahu kondisi tangannya saat malam hari." (HR Muslim).


 سَلْمَانَ، قَالَ قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ أَنَّ بَرَكَةَ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ بَعْدَهُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ بَرَكَةُ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ قَبْلَهُ وَالْوُضُوءُ بَعْدَهُ ‏"

Artinya: Dinarasikan Salman: Saya membaca di Taurat, berkah makanan ada di wudhu setelah menyantapnya. Lalu aku mengatakannya pada Nabi Muhammad SAW yang aku baca di Taurat. Setelah itu Rasulullah SAW mengatakan, "Berkah pada makanan ada di dalam wudhu sebelum dan setelah menyantap hidangan." (HR Tirmidzi)



فَإِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَقْدَمُوا عَلَيْهِ، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ، وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا، فِرَارًا مِنْهُ

Artinya: "Jika kalian mendengar tentang thoún di suatu tempat maka janganlah mendatanginya, dan jika mewabah di suatu tempat sementara kalian berada di situ maka janganlah keluar karena lari dari thoún tersebut." (HR Bukhari).





Sumber :

https://tirto.id/cara-cuci-tangan-yang-benar-untuk-cegah-virus-corona-covid-19-eCPj
https://www.alodokter.com/langkah-mudah-mencuci-tangan-dengan-benar
https://m.detik.com/news/berita/d-4943044/tuntunan-islam-hadapi-virus-corona-cuci-tangan-hingga-lockdown

Komentar